|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Harga Karet Global Berfluktuasi, SICOM-TSR20 Melemah di Tengah Pasar Volatil

Harga Karet Global Berfluktuasi, SICOM-TSR20 Melemah di Tengah Pasar Volatil

Medan, 15 April 2026 – Pergerakan harga karet alam global dalam sepekan terakhir menunjukkan tren campuran di tengah ketidakpastian pasar yang masih tinggi. Laporan Japan Exchange Group (JPX) per 13 April 2026 mencatat bahwa volatilitas harga minyak mentah serta aksi ambil untung pada karet sintetis di bursa Shanghai membuat pelaku pasar cenderung menahan transaksi. Akibatnya, volume perdagangan mengalami penurunan signifikan di bursa China dan Osaka (OSE), sementara di pasar Singapura (SICOM) justru terjadi peningkatan volume yang mencerminkan adanya permintaan fisik yang lebih kuat.

Secara harga, kinerja bursa utama menunjukkan arah yang berbeda, di mana kontrak karet OSE Jepang untuk September turun 0,7% dibandingkan pekan sebelumnya, sedangkan SHFE dan INE China masing-masing naik 1,2% dan 0,5%. Di sisi lain, kontrak SICOM juga mencatat kenaikan tipis sebesar 0,8% secara mingguan. Namun demikian, pergerakan harian SICOM-TSR20 menunjukkan tren melemah setelah sempat mencapai puncak pada 8 April di level 206,5, kemudian turun bertahap hingga berada di level 202,6 pada 13 dan 14 April, serta kembali melemah ke 201,9 pada pagi hari ini.

Di pasar fisik, harga karet alam masih bergerak dalam kisaran tinggi dengan pola konsolidasi, sementara selisih harga antar jenis karet mulai menyempit. Dari sisi persediaan, stok karet alam di China tercatat sebesar 1,346 juta ton atau turun tipis 0,28%, sedangkan stok di Qingdao justru meningkat menjadi sekitar 714 ribu ton. Kondisi ini menunjukkan keseimbangan pasar yang belum sepenuhnya kuat ke salah satu arah.

Dari sisi permintaan, tekanan masih terlihat terutama pada industri hilir seperti sektor ban, di mana tingkat utilisasi pabrik ban truk dan bus turun menjadi 68,27% dan ban penumpang menjadi 76,07%. Penurunan ini sejalan dengan melemahnya penjualan mobil penumpang di China pada Maret 2026 yang turun 15% secara tahunan, sehingga berdampak pada permintaan karet secara keseluruhan.

Sementara itu, dari sisi pasokan, beberapa wilayah produsen utama seperti Thailand, Vietnam, dan Indonesia mengalami cuaca panas yang menyebabkan gangguan produksi di sebagian area, meskipun dampaknya belum signifikan secara global karena hanya sekitar 30% wilayah produksi yang terdampak kekeringan. Bahkan, Thailand diproyeksikan tetap meningkatkan produksi karet menjadi 4,94 juta ton pada 2026 atau naik 2,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan berbagai faktor tersebut, pasar karet saat ini dinilai masih berada dalam fase konsolidasi dengan risiko yang tetap tinggi. Kenaikan harga cenderung tertahan oleh lemahnya permintaan, sementara sisi pasokan belum mengalami gangguan besar. Oleh karena itu, dalam jangka pendek harga karet diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif atau sideways, sambil menunggu katalis baru dari sisi permintaan global maupun perkembangan cuaca di negara produsen utama.


◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI