|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Weekly Review: SICOM-TSR20 Terkoreksi Pekan Lalu, Mampukah Kembali Menembus 230 Sen/Kg?

Weekly Review: SICOM-TSR20 Terkoreksi Pekan Lalu, Mampukah Kembali Menembus 230 Sen/Kg?

Medan, 22 Juni 2026 – Hingga pukul 07.02 WIB pagi ini, harga karet alam dunia untuk kontrak SICOM-TSR20 Juli 2026 di Singapore Exchange (SGX) tercatat 227,8 sen AS/kg, menguat 1,5 sen dibandingkan penutupan terakhir pekan lalu yang berada di level 226,3 sen/kg.

Penguatan pada awal pekan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena terjadi setelah harga mengalami koreksi dalam sebagian besar perdagangan minggu lalu. Meskipun demikian, secara keseluruhan pasar masih bertahan pada level yang relatif tinggi dibandingkan posisi awal tahun, mencerminkan bahwa tren jangka menengah masih cenderung positif.

Pergerakan Minggu Lalu: Gagal Bertahan di Atas 230 Sen/Kg

Perdagangan SICOM-TSR20 sepanjang pekan lalu diwarnai volatilitas yang cukup tinggi. Harga sempat menguat hingga 231,6 sen/kg pada 16 Juni, namun kemudian kehilangan momentum dan bergerak turun selama tiga sesi berturut-turut.

Pergerakan harga selama pekan lalu tercatat sebagai berikut:

  • 15 Juni 2026 : 228,1 sen/kg

  • 16 Juni 2026 : 231,6 sen/kg

  • 17 Juni 2026 : 228,2 sen/kg

  • 18 Juni 2026 : 227,4 sen/kg

  • 19 Juni 2026 : 226,3 sen/kg

Dari data tersebut terlihat bahwa pasar gagal mempertahankan posisi di atas 230 sen/kg setelah reli singkat pada pertengahan pekan. Secara mingguan, harga terkoreksi sekitar 1,8 sen/kg atau 0,8 persen dibandingkan posisi awal pekan.

Koreksi ini masih tergolong wajar mengingat harga telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan sejak akhir April. Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, SICOM-TSR20 berhasil naik dari kisaran 211–217 sen/kg menuju puncak tahunan 234,5 sen/kg yang dicapai pada 2 Juni lalu.

Mengapa Harga Melemah?

Faktor utama yang memicu pelemahan harga selama pekan lalu diperkirakan berasal dari aksi ambil untung (profit taking) setelah reli panjang yang berlangsung sejak kuartal kedua tahun ini. Ketika harga gagal menembus kembali area puncak Juni, sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan sehingga tekanan jual meningkat.

Selain faktor teknikal, pasar juga menghadapi sentimen bahwa pasokan bahan baku di beberapa wilayah produsen utama Asia Tenggara mulai berangsur membaik seiring memasuki periode produksi yang lebih normal setelah musim gugur daun. Kondisi ini mengurangi kekhawatiran mengenai ketersediaan pasokan jangka pendek yang sebelumnya menjadi salah satu faktor pendukung kenaikan harga.

Dari sisi permintaan, pelaku pasar masih mencermati perkembangan sektor manufaktur dan industri ban di Tiongkok yang belum menunjukkan percepatan signifikan. Akibatnya, sebagian investor memilih menunggu katalis baru sebelum kembali mendorong harga ke level yang lebih tinggi.

Meski demikian, pelemahan yang terjadi masih relatif terbatas karena pasar tetap ditopang oleh ekspektasi bahwa pasokan karet alam global sepanjang tahun 2026 akan tetap ketat. Pertumbuhan produksi di sejumlah negara produsen utama diperkirakan belum mampu sepenuhnya mengimbangi pertumbuhan konsumsi dunia.

Kinerja Tahun Berjalan Masih Sangat Positif

Jika dilihat dari awal tahun, performa SICOM-TSR20 masih tergolong impresif. Harga yang pada 2 Januari 2026 berada di level 181,7 sen/kg kini bertahan di atas 225 sen/kg.

Artinya, meskipun pasar mengalami koreksi dalam beberapa minggu terakhir, secara year-to-date harga masih mencatat kenaikan lebih dari 25 persen. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa fundamental pasar karet dunia masih jauh lebih kuat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perjalanan harga sepanjang semester pertama tahun ini juga memperlihatkan tren kenaikan yang relatif konsisten. Setelah bergerak di kisaran 180-an sen/kg pada Januari, harga secara bertahap menembus level 200 sen/kg pada Maret, kemudian melanjutkan penguatan ke atas 220 sen/kg pada Mei sebelum mencapai puncaknya di awal Juni.

Level Penting yang Perlu Diperhatikan

Pada perdagangan pekan ini, perhatian pelaku pasar diperkirakan akan tertuju pada beberapa level teknikal penting.

Support pertama berada di sekitar 225,0 sen/kg.

Support kuat berada pada kisaran 223,0–224,0 sen/kg yang selama beberapa bulan terakhir beberapa kali menjadi area pantulan harga.

Sementara itu, resistance pertama berada pada level 230,0 sen/kg.

Apabila resistance tersebut berhasil ditembus, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju area 233,0 sen/kg hingga 237,6 sen/kg yang merupakan zona puncak perdagangan Juni.

Indikator Teknikal Masih Menunjukkan Tren Positif

Sejumlah indikator teknikal masih menunjukkan bahwa tren kenaikan jangka menengah belum berubah meskipun pasar mengalami koreksi dalam beberapa pekan terakhir. Harga SICOM-TSR20 masih bertahan di atas beberapa level rata-rata pergerakan utama yang selama ini menjadi penopang tren naik sejak awal tahun.

Di sisi lain, momentum kenaikan memang terlihat melambat. Indikator MACD masih berada dalam area korektif, mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi setelah reli panjang yang berlangsung sejak April hingga awal Juni. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mencari arah baru sebelum menentukan pergerakan berikutnya.

Data posisi terbuka (open interest) juga menunjukkan kecenderungan menurun dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar memilih menutup posisi dan merealisasikan keuntungan setelah kenaikan harga yang cukup signifikan. Dengan kata lain, pelemahan yang terjadi belakangan ini lebih banyak dipengaruhi aksi profit taking dibandingkan munculnya tekanan jual baru yang agresif.

Sementara itu, level 237,6 sen/kg yang tercapai pada awal Juni masih menjadi resistance kuat sekaligus level tertinggi tahun berjalan. Apabila harga mampu kembali menembus area 230 sen/kg dalam beberapa sesi perdagangan mendatang, peluang pengujian ulang terhadap level tersebut akan kembali terbuka.

Outlook Pekan Ini

Dengan penguatan awal perdagangan menjadi 227,8 sen/kg pada pukul 07.02 WIB pagi ini, terdapat indikasi bahwa tekanan jual mulai mereda. Namun, pasar masih membutuhkan konfirmasi berupa kemampuan bertahan di atas 228 sen/kg dan menembus kembali area 230 sen/kg.

Untuk pekan ini, pergerakan harga diperkirakan masih berada dalam rentang 225–233 sen/kg dengan kecenderungan sideways menguat. Apabila sentimen pasokan ketat kembali menjadi perhatian pasar, peluang pengujian area 233–237,6 sen/kg tetap terbuka.

Sebaliknya, apabila tekanan jual berlanjut dan harga turun di bawah 223 sen/kg, maka pasar berpotensi menguji kembali area support psikologis pada kisaran 220 sen/kg.

Secara keseluruhan, koreksi yang terjadi sepanjang minggu lalu lebih mencerminkan proses konsolidasi setelah reli panjang dibandingkan perubahan tren. Selama harga masih bertahan di atas area support 223–225 sen/kg, tren utama SICOM-TSR20 masih dapat dikategorikan bullish moderat dengan peluang melanjutkan penguatan menuju area 230–237,6 sen/kg dalam beberapa pekan mendatang.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI