|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Harga Karet Global Ambruk Hampir 6%, TSR20 Jebol ke 209,6 Sen/kg! Pasar Dihantam Aksi Jual Besar-Besaran

Harga Karet Global Ambruk Hampir 6%, TSR20 Jebol ke 209,6 Sen/kg! Pasar Dihantam Aksi Jual Besar-Besaran

Medan, 25 Juni 2026 – Pasar karet alam global mengalami tekanan luar biasa pada perdagangan Kamis (25/6). Harga SICOM TSR20 SGX kontrak Juli yang dipantau pada pukul 08.49 WIB anjlok ke 209,6 sen/kg, turun 13,3 sen atau sekitar 5,97% dibandingkan penutupan sebelumnya. Pelemahan ini menjadi salah satu koreksi harian terbesar sepanjang semester pertama tahun 2026.

Tekanan juga terjadi di pasar China. Kontrak RSS3 (RU) SHFE September, yang merupakan kontrak paling aktif diperdagangkan, merosot ke 16.745 yuan/ton, turun 880 yuan atau sekitar 5%. Penurunan yang terjadi hampir bersamaan di dua bursa utama tersebut menunjukkan bahwa sentimen negatif sedang melanda pasar karet dunia secara menyeluruh, bukan hanya dipengaruhi faktor lokal.

Sepanjang tahun berjalan, harga TSR20 sebenarnya masih menunjukkan kinerja yang cukup baik. Dari posisi 181,7 sen/kg pada awal Januari, harga terus menguat hingga mencapai puncaknya di 234,5 sen/kg pada awal Juni. Namun sejak pertengahan Juni, momentum kenaikan mulai melemah. Harga bergerak turun secara bertahap dari 231,6 sen/kg, kemudian 228,2, 227,4, 226,3, 227,2, 224,3, 222,9, hingga akhirnya jatuh ke 209,6 sen/kg pada perdagangan pagi ini.

Ekspektasi Pasokan Meningkat, Permintaan Ban Masih Lemah

Koreksi tajam tersebut merupakan akumulasi dari beberapa faktor yang berkembang dalam beberapa hari terakhir. Salah satu pemicu utama adalah meningkatnya ekspektasi pasokan dari kawasan Asia Tenggara. Pelaku pasar mulai memperkirakan produksi karet akan meningkat memasuki akhir Juni hingga Juli seiring membaiknya kondisi cuaca di sebagian wilayah Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Meskipun hujan masih terjadi di Thailand Selatan, gangguan produksi dinilai tidak sebesar yang sebelumnya dikhawatirkan sehingga kekhawatiran terhadap keterbatasan pasokan mulai mereda.

Dari sisi permintaan, kondisi juga belum memberikan dukungan berarti. Data industri ban di China menunjukkan tingkat utilisasi pabrik masih relatif rendah. Operasi pabrik ban truk berada di kisaran 63–65%, sedangkan pabrik ban kendaraan penumpang hanya sekitar 68–69%. Setelah libur Festival Perahu Naga, sebagian pabrik memang telah kembali berproduksi, namun permintaan pasar belum pulih sehingga banyak perusahaan tetap membatasi produksi untuk mengendalikan persediaan ban jadi. Akibatnya, pembelian bahan baku karet alam masih berlangsung secara hati-hati.

Aksi Ambil Untung dan Faktor Teknikal Mempercepat Penurunan

Tekanan juga datang dari perubahan sentimen di pasar keuangan. Selama April hingga awal Juni, harga karet memperoleh dukungan kuat dari kekhawatiran terhadap dampak cuaca El Niño, gangguan pasokan, dan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi global. Kini sebagian besar sentimen tersebut mulai memudar. Ketika harga gagal menembus kembali area 235–238 sen/kg, banyak investor memilih merealisasikan keuntungan. Aksi ambil untung dalam volume besar akhirnya berkembang menjadi gelombang penjualan yang lebih luas.

Selain itu, pelemahan harga butadiena, bahan baku utama karet sintetis, turut memberikan tekanan tambahan terhadap pasar karet alam. Turunnya harga karet sintetis meningkatkan daya saing produk substitusi sehingga prospek permintaan karet alam menjadi sedikit berkurang.

Dari sudut pandang teknikal, penurunan kali ini juga dipercepat oleh pecahnya level 220 sen/kg, yang selama beberapa minggu terakhir menjadi area pertahanan penting. Ketika level tersebut ditembus, banyak transaksi stop-loss otomatis aktif sehingga memperbesar tekanan jual. Indikator teknikal seperti MACD juga menunjukkan pelemahan momentum yang cukup tajam, sementara harga telah bergerak di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek (MA5, MA10, dan MA20), mengindikasikan dominasi tekanan bearish dalam jangka pendek.

Fundamental Pasar Fisik Belum Memburuk

Meski demikian, kondisi fundamental pasar fisik belum sepenuhnya memburuk. Persediaan karet alam di China masih menunjukkan tren penurunan. Data terakhir memperlihatkan stok sosial turun menjadi sekitar 1,245 juta ton, sementara stok di pelabuhan Qingdao juga masih mengalami pengurangan. Di sisi lain, harga bahan baku di Thailand masih berada pada level yang relatif tinggi sehingga biaya produksi petani belum mengalami penurunan drastis. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa koreksi harga kali ini lebih banyak dipengaruhi perubahan sentimen pasar berjangka dibandingkan memburuknya kondisi pasokan fisik secara drastis.

Bagi industri karet Indonesia, termasuk pabrik crumb rubber di Sumatera Utara, penurunan harga ini belum tentu langsung menggerus margin usaha secara signifikan. Dalam praktiknya, harga pembelian bahan baku di tingkat petani biasanya ikut menyesuaikan ketika harga ekspor melemah. Namun demikian, apabila harga terus bertahan di level rendah dalam beberapa hari ke depan, tekanan terhadap harga bokar di tingkat petani hampir tidak dapat dihindari.

Prospek Pasar Hingga Akhir Pekan

Untuk sisa perdagangan minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan harga mempertahankan area 205–208 sen/kg, yang kini menjadi support teknikal terdekat. Apabila area tersebut mampu bertahan, peluang terjadinya technical rebound menuju kisaran 214–218 sen/kg masih terbuka karena sebagian indikator teknikal mulai memasuki wilayah jenuh jual (oversold).

Sebaliknya, apabila tekanan jual terus berlanjut dan harga menembus 205 sen/kg, pasar berpotensi melanjutkan koreksi menuju kisaran 198–202 sen/kg, yang merupakan area support historis berikutnya.

Dengan demikian, meskipun kejatuhan harga pada hari ini terlihat sangat tajam dan mengejutkan, kondisi tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perubahan fundamental industri karet dunia. Pasar saat ini lebih didominasi oleh perubahan sentimen, aksi likuidasi posisi beli, dan penyesuaian ekspektasi terhadap pasokan musiman. Pergerakan harga pada dua hari perdagangan terakhir minggu ini akan menjadi penentu apakah koreksi tajam ini hanya merupakan technical correction atau berkembang menjadi tren penurunan yang lebih panjang.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI