|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Pasar Karet Masih Tertekan di Awal Juli, SICOM Bertahan di Atas 209 Sen/kg. Akankah Rebound Berlanjut?

Pasar Karet Masih Tertekan di Awal Juli, SICOM Bertahan di Atas 209 Sen/kg. Akankah Rebound Berlanjut?

Medan, 1 Juli 2026 – Perdagangan karet alam memasuki bulan Juli masih dibayangi tekanan jual, meskipun pelemahan mulai mereda. Hingga pukul 09.44 WIB, kontrak SICOM TSR20 Juli di Singapore Exchange (SGX) diperdagangkan di 209,7 sen AS/kg, turun 0,6 sen dibandingkan penutupan sebelumnya. Di sisi lain, kontrak RSS3 SHFE bulan aktif September menguat ke 16.700 yuan/ton, naik 45 yuan/ton, mencerminkan adanya sentimen yang lebih positif di pasar karet Tiongkok.

Perbedaan arah pergerakan kedua bursa menunjukkan bahwa pelaku pasar masih mencerna perubahan fundamental global. SICOM yang lebih merefleksikan perdagangan karet alam fisik masih berada di bawah tekanan meningkatnya pasokan, sedangkan penguatan RSS3 didukung membaiknya data aktivitas manufaktur di Tiongkok.

Juni Ditutup dengan Koreksi Tajam

Sepanjang Juni, harga SICOM TSR20 mengalami perubahan arah yang cukup drastis. Setelah sempat menyentuh 234,5 sen/kg pada awal bulan dan mencetak puncak tahunan di sekitar 236,9 sen/kg, pasar kemudian mengalami aksi jual besar-besaran hingga sempat turun ke 208,6 sen/kg pada akhir Juni. Koreksi tersebut menghapus sebagian besar kenaikan yang terbentuk sejak April dan Mei.

Perubahan arah ini menandakan bahwa fokus pasar telah bergeser dari kekhawatiran terhadap keterbatasan pasokan menuju ekspektasi meningkatnya produksi global.

Pasokan Mulai Meningkat, Kesenjangan Supply-Demand Menyempit

Laporan terbaru dari berbagai analis komoditas menunjukkan kawasan produsen utama di Asia Tenggara kini telah memasuki musim puncak penyadapan.

Thailand sebagai produsen terbesar mulai meningkatkan produksi setelah kondisi cuaca membaik. Vietnam juga terus menambah pasokan secara stabil, sementara Afrika, khususnya Pantai Gading, semakin berperan sebagai sumber pasokan baru di pasar internasional.

Walaupun Indonesia masih menghadapi tantangan berupa usia tanaman yang semakin tua dan keterbatasan tenaga kerja, peningkatan produksi dari negara-negara lain diperkirakan cukup untuk mengurangi kekhawatiran kekurangan pasokan yang sebelumnya mendorong kenaikan harga.

Selain itu, Shanghai International Energy Exchange (INE) telah resmi meluncurkan mekanisme cross-border delivery untuk kontrak TSR20. Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan efisiensi perdagangan internasional dan memperkuat integrasi pasar karet regional dalam jangka menengah.

Permintaan Industri Ban Belum Pulih

Di sisi permintaan, kondisi pasar masih relatif lemah.

Industri ban global masih menghadapi tingginya persediaan produk jadi, sehingga pembelian bahan baku dilakukan secara terbatas. Aktivitas produksi ban, terutama pada segmen ban truk dan kendaraan komersial, masih berada di bawah tekanan.

Kondisi tersebut diperburuk oleh melemahnya harga karet sintetis. Sepanjang Juni, harga Styrene Butadiene Rubber (SBR) turun hampir 17%, dipicu melemahnya harga minyak mentah, butadiena, dan styrene. Penurunan harga SBR membuat daya saing karet alam ikut tertekan karena industri memiliki alternatif bahan baku yang lebih murah.

PMI China Memberikan Harapan

Di tengah tekanan tersebut, pasar memperoleh sentimen positif dari Tiongkok.

Data resmi menunjukkan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Tiongkok kembali berada di atas level 50 pada Juni, menandakan aktivitas manufaktur kembali memasuki fase ekspansi. Kondisi ini berpotensi meningkatkan konsumsi bahan baku industri, termasuk karet alam, apabila pemulihan berlanjut.

Selain itu, pelemahan nilai tukar yen Jepang juga meningkatkan daya saing ekspor Jepang sehingga memberikan dukungan terhadap perdagangan komoditas berbasis yen, termasuk kontrak karet di Bursa Osaka. Namun hingga saat ini, sentimen positif tersebut masih belum mampu sepenuhnya mengimbangi tekanan dari bertambahnya pasokan global.

Analisis Teknikal (Disclaimer)

Disclaimer: Analisis berikut merupakan pandangan teknikal berdasarkan grafik harian dan bukan merupakan rekomendasi investasi.

Grafik harian menunjukkan tren utama masih berada dalam fase bearish. Harga masih bergerak di bawah SMA 5, SMA 10, SMA 20, SMA 40 hingga SMA 60, sementara indikator MACD masih berada di area negatif meskipun tekanan jual mulai berkurang.

Grafik terbaru yang dipantau pagi ini menunjukkan harga sempat turun hingga 209,0 sen/kg sebelum kembali naik ke 209,7 sen/kg. Peningkatan volume transaksi tidak diikuti kenaikan open interest, sehingga mengindikasikan aktivitas pasar masih didominasi penutupan posisi (profit taking maupun cut loss), bukan pembukaan posisi short baru dalam jumlah besar.

Secara teknikal, kondisi tersebut membuka peluang terjadinya technical rebound, namun sinyal pembalikan tren masih memerlukan konfirmasi.

Level yang perlu diperhatikan selama pekan ini adalah:

  • Support pertama: 209,0 sen/kg

  • Support kuat: 205,3 sen/kg

  • Resistance awal: 211–212 sen/kg

  • Resistance berikutnya: 215–216 sen/kg

Apabila harga mampu bertahan di atas 205,3 sen/kg, peluang pemulihan menuju 213–216 sen/kg masih terbuka. Namun apabila level tersebut ditembus dengan peningkatan volume dan open interest, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju kisaran 202–200 sen/kg.

Prospek Juli

Memasuki Juli, pasar diperkirakan masih bergerak dalam pola konsolidasi cenderung melemah. Pasokan global diperkirakan terus meningkat seiring musim panen di Asia Tenggara, sementara permintaan dari industri ban dunia belum menunjukkan pemulihan yang signifikan.

Meski demikian, membaiknya aktivitas manufaktur Tiongkok, implementasi mekanisme cross-border delivery TSR20, serta perkembangan ekspor ban dan kondisi cuaca di negara-negara produsen utama akan menjadi faktor yang menentukan arah pasar dalam beberapa pekan ke depan.

Untuk sementara, perhatian pelaku pasar masih tertuju pada kemampuan harga mempertahankan area 205–209 sen/kg sebagai fondasi pembentukan harga sebelum muncul sinyal pembalikan tren yang lebih kuat.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI