Harga Karet Menguat Lagi, Pasar Berpeluang Bergerak Sideways Positif Jelang Akhir Pekan
Medan, 23 Juli 2026 – Perdagangan karet alam kembali menunjukkan penguatan pada Kamis pagi setelah sehari sebelumnya berhasil ditutup di zona hijau. Kenaikan ini memperpanjang tren pemulihan yang telah berlangsung sejak pertengahan Juli, meskipun pelaku pasar masih dibayangi pasokan global yang mulai meningkat seiring memasuki musim produksi di negara-negara penghasil utama.
Berdasarkan pemantauan pasar pukul 10.35 WIB, kontrak SICOM TSR20 SGX Agustus berada di 219,5 sen AS/kg, naik 1,1 sen dibanding penutupan sebelumnya. Sementara itu, kontrak RSS3 SHFE September, yang merupakan kontrak paling aktif di Bursa Shanghai, juga menguat 30 yuan ke level 16.955 yuan/ton.
Penguatan pada dua bursa utama tersebut menunjukkan sentimen pasar masih relatif positif. Namun, laju kenaikan mulai melambat dibanding beberapa hari terakhir karena sebagian pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung menjelang akhir pekan.
Penguatan Kemarin Didorong Optimisme Permintaan
Pada perdagangan Rabu (22/7), harga karet berhasil ditutup menguat. Penguatan tersebut terjadi setelah pelaku pasar kembali melakukan pembelian menyusul beberapa hari sebelumnya harga sempat mengalami konsolidasi.
Selain faktor teknikal, sentimen positif juga datang dari berlanjutnya penurunan stok pasar karet alam di China. Data terbaru menunjukkan stok pasar karet alam China hingga 12 Juli 2026 turun menjadi sekitar 1,21 juta ton, atau berkurang sekitar 11 ribu ton (0,9%) dibanding pekan sebelumnya.
Penurunan stok pasar tersebut mengindikasikan bahwa konsumsi domestik masih mampu menyerap pasokan yang tersedia, sehingga membantu menjaga keseimbangan pasar meskipun produksi di kawasan Asia Tenggara mulai meningkat.
Sesi Pagi Berpotensi Bergerak Terbatas
Pergerakan pada sesi Kamis pagi sempat menunjukkan adanya aksi ambil untung (profit taking) sehingga kenaikan harga berlangsung lebih terbatas dibanding hari sebelumnya.
Kondisi tersebut tergolong wajar karena perdagangan mulai memasuki penghujung pekan. Sebagian investor dan pelaku industri cenderung mengurangi posisi untuk mengantisipasi perkembangan yang mungkin terjadi selama akhir pekan, baik terkait kondisi cuaca di negara-negara produsen maupun sentimen ekonomi global.
Dengan kondisi tersebut, perdagangan hari ini diperkirakan lebih banyak bergerak sideways dengan kecenderungan menguat tipis. Selama tidak muncul sentimen baru yang kuat, pasar berpotensi bertahan di kisaran harga saat ini sambil menunggu arah perdagangan berikutnya.
Fundamental Masih Mendukung, Meski Pasokan Mulai Bertambah
Dari sisi fundamental, kondisi pasar karet dunia masih relatif seimbang.
Cuaca di Thailand sebagai produsen utama belum menunjukkan gangguan yang cukup besar sehingga aktivitas penyadapan secara umum tetap berjalan normal. Memang, hujan masih terjadi di beberapa wilayah seperti Vietnam, Yunnan, dan Hainan yang sesekali menghambat proses penyadapan. Namun, gangguan tersebut dinilai masih bersifat sementara dan belum berdampak signifikan terhadap pasokan global.
Di sisi permintaan, sejumlah pabrik ban di China masih menjalani perawatan (maintenance), terutama produsen ban kendaraan penumpang. Namun demikian, penurunan stok pasar karet menunjukkan bahwa permintaan belum mengalami pelemahan lebih lanjut. Kondisi ini mengindikasikan bahwa konsumsi masih cukup mampu menyerap pasokan yang tersedia.
Secara keseluruhan, keseimbangan pasar masih terjaga. Produksi memang mulai meningkat mengikuti musim panen di negara-negara produsen, tetapi belum sampai menciptakan kelebihan pasokan. Di sisi lain, permintaan belum pulih sepenuhnya, namun juga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan.
Tren Tahun Berjalan Masih Positif
Berdasarkan data SICOM TSR20 sepanjang tahun 2026, tren harga masih menunjukkan arah yang positif.
Harga yang pada awal Januari berada di kisaran 181,7 sen AS/kg, sempat mencapai puncaknya di sekitar 234,5 sen AS/kg pada awal Juni sebelum terkoreksi hingga 208,6 sen AS/kg pada akhir Juni.
Memasuki Juli, harga kembali pulih secara bertahap. Dari kisaran 209 sen AS/kg pada awal bulan, kini SICOM TSR20 kembali bergerak di atas 219 sen AS/kg. Pola tersebut menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi tajam pada akhir Juni.
Analisis Teknikal: Momentum Rebound Masih Terjaga
Dari sudut pandang teknikal, pergerakan harga masih mempertahankan pola rebound yang terbentuk sejak awal Juli.
Selama harga mampu bertahan di atas area 218 sen AS/kg, peluang untuk menguji 220–222 sen AS/kg masih terbuka. Apabila tekanan beli kembali meningkat, tidak tertutup kemungkinan harga bergerak menuju 223 sen AS/kg.
Sebaliknya, apabila aksi ambil untung semakin besar menjelang penutupan pekan, maka area 217–218 sen AS/kg diperkirakan menjadi zona penyangga (support) terdekat.
Disclaimer: Analisis teknikal ini merupakan interpretasi terhadap pola pergerakan harga dan bukan merupakan jaminan bahwa harga akan bergerak sesuai proyeksi. Pergerakan pasar tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca, nilai tukar, perkembangan ekonomi global, serta dinamika permintaan dan penawaran.
Kesimpulan
Harga karet berhasil mempertahankan tren positif setelah menguat pada perdagangan Rabu dan kembali bergerak naik pada sesi Kamis pagi. Penurunan stok pasar karet di China masih menjadi salah satu faktor yang menopang optimisme, sementara kondisi cuaca di negara-negara produsen belum memberikan gangguan berarti terhadap pasokan.
Dengan mempertimbangkan kondisi fundamental dan pergerakan pasar saat ini, perdagangan hari ini diperkirakan cenderung sideways dengan bias menguat. Selama tidak muncul sentimen negatif baru, SICOM TSR20 berpeluang bergerak di kisaran 218–222 sen AS/kg, dengan peluang menguji 223 sen AS/kg apabila minat beli kembali meningkat. Namun, menjelang akhir pekan, pergerakan harga diperkirakan tetap akan berlangsung lebih hati-hati karena sebagian pelaku pasar memilih melakukan aksi ambil untung dan menunggu perkembangan baru pada awal pekan mendatang.