|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
Ikon Berita

BERITA TERKINI

Harga Karet Terkoreksi di Akhir Pekan, SICOM Masih Bertahan di Atas 216 Sen, Pasar Diperkirakan Bergerak Sideways

Harga Karet Terkoreksi di Akhir Pekan, SICOM Masih Bertahan di Atas 216 Sen, Pasar Diperkirakan Bergerak Sideways

Medan, 24 Juli 2026 – Pasar karet alam global memasuki perdagangan akhir pekan dengan kecenderungan melakukan konsolidasi setelah mencatat penguatan pada perdagangan sebelumnya. Pada sesi Jumat pagi, tekanan jual mulai terlihat di sebagian bursa Asia, namun belum menunjukkan sinyal perubahan tren yang signifikan.

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 10.35 WIB, kontrak SICOM TSR20 Agustus di Singapore Exchange (SGX) berada di 216,75 sen AS per kilogram, turun 2,6 sen dibanding penutupan sebelumnya. Sementara itu, kontrak aktif RSS3 September di Shanghai Futures Exchange (SHFE) terkoreksi 175 yuan ke level 16.750 yuan per ton.

Meski kedua kontrak mengalami pelemahan, harga masih bertahan pada kisaran yang relatif tinggi dibanding posisi akhir Juni lalu. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah pulih cukup kuat dalam beberapa pekan terakhir.

Penguatan Kemarin Didorong Sentimen Minyak dan Meredanya Kekhawatiran Pasokan

Pada perdagangan Kamis (23/7), harga karet dunia sempat menguat seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang menyentuh level tertinggi dalam sekitar enam pekan.

Penguatan minyak dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan global setelah kembali memanasnya situasi geopolitik di Laut Merah dan kawasan Selat Hormuz. Kondisi tersebut ikut mengangkat harga komoditas, termasuk karet alam, karena karet sintetis berbahan baku minyak mentah menjadi lebih mahal.

Selain itu, harga fisik di China juga mengalami kenaikan. Harga karet full latex domestik naik menjadi 17.200 yuan per ton, sedangkan karet campuran Thailand TSR20 meningkat menjadi 16.780 yuan per ton.

Koreksi Pagi Ini Dinilai Lebih Bersifat Profit Taking

Memasuki perdagangan Jumat, tekanan jual mulai muncul. Koreksi yang terjadi dinilai lebih banyak dipicu aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan sehari sebelumnya, terutama karena hari ini merupakan perdagangan terakhir dalam pekan ini.

Pelaku pasar umumnya memilih mengurangi posisi terbuka menjelang akhir pekan untuk mengantisipasi potensi munculnya sentimen baru selama pasar libur.

Dengan kondisi tersebut, peluang terbentuknya tren naik maupun turun yang kuat pada hari ini relatif terbatas. Pasar diperkirakan lebih banyak bergerak dalam kisaran sempit atau sideways, sambil menunggu perkembangan baru dari sisi fundamental.

Fundamental Masih Seimbang

Secara fundamental, kondisi pasar belum mengalami perubahan yang cukup besar untuk mendorong pergerakan harga secara ekstrem.

Di negara produsen utama seperti Thailand, cuaca memang masih diselingi hujan di beberapa wilayah, termasuk Vietnam, Yunnan, dan Hainan. Namun gangguan tersebut masih bersifat lokal dan belum menyebabkan penurunan produksi secara signifikan.

Sebaliknya, memasuki pertengahan tahun, produksi karet secara musiman mulai meningkat sehingga tambahan pasokan masih terus masuk ke pasar.

Di sisi lain, stok karet alam di China kembali menunjukkan penurunan. Hingga 12 Juli 2026, total persediaan sosial turun menjadi sekitar 1,21 juta ton, berkurang sekitar 11 ribu ton atau 0,9 persen dibanding pekan sebelumnya. Penurunan stok ini menunjukkan bahwa pasokan yang tersedia masih terus terserap oleh pasar.

Meski demikian, permintaan belum sepenuhnya pulih. Sejumlah pabrik ban di China, khususnya produsen ban semi-baja, masih menjalani perawatan berkala sehingga tingkat utilisasi pabrik turun menjadi sekitar 57 persen. Walaupun demikian, kondisi tersebut belum menunjukkan pelemahan permintaan yang drastis karena persediaan produk jadi juga ikut menurun.

Dengan kata lain, pasar saat ini berada pada kondisi pasokan bertambah secara musiman, tetapi permintaan juga belum mengalami penurunan tajam, sehingga keseimbangan pasar masih relatif terjaga.

Grafik Masih Menunjukkan Fase Konsolidasi

Melihat perkembangan harga SICOM TSR20 sepanjang tahun, kontrak berhasil bangkit dari posisi terendah 208,6 sen pada akhir Juni hingga kembali menembus 219,3 sen pada Kamis kemarin.

Namun, dari pergerakan beberapa hari terakhir terlihat bahwa kenaikan mulai tertahan di kisaran 219–220 sen. Hal ini mengindikasikan adanya area resistensi yang masih cukup kuat, sementara sisi bawah juga memperoleh dukungan di kisaran 215–216 sen.

Selama harga masih bertahan di atas area tersebut, tren pelemahan yang lebih dalam belum memperoleh konfirmasi.

Analisis Teknikal: Berpotensi Sideways

Disclaimer: Analisis teknikal berikut merupakan opini berdasarkan pola pergerakan harga dan bukan merupakan rekomendasi membeli maupun menjual kontrak berjangka.

Berdasarkan pola pergerakan saat ini, SICOM TSR20 diperkirakan masih bergerak dalam rentang 215 hingga 218 sen AS per kilogram pada perdagangan hari ini.

Apabila tekanan jual meningkat dan harga turun menembus 215 sen, maka peluang pelemahan menuju kisaran 213–214 sen mulai terbuka.

Sebaliknya, apabila mampu bertahan di atas 216 sen dan kembali memperoleh dukungan pembeli, harga masih berpeluang menguji area 218 hingga 219 sen.

Melihat karakter perdagangan pada hari Jumat serta belum adanya katalis baru yang dominan, skenario yang paling memungkinkan saat ini adalah pergerakan sideways dengan volatilitas moderat.

Prospek Pasar

Secara keseluruhan, pasar karet masih ditopang oleh beberapa sentimen positif seperti penurunan stok di China, harga minyak mentah yang masih tinggi, dan stabilnya harga bahan baku di negara produsen utama.

Namun, kenaikan tersebut masih dibatasi oleh permintaan dari industri ban China yang belum sepenuhnya pulih serta meningkatnya produksi musiman di negara-negara penghasil karet.

Dengan kombinasi faktor tersebut, harga karet diperkirakan masih akan bergerak hati-hati dalam jangka pendek, sementara pelaku pasar menunggu data permintaan berikutnya, perkembangan cuaca di negara produsen, serta arah pergerakan harga energi global yang masih menjadi salah satu penentu sentimen komoditas.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI