|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
News Icon

BERITA TERKINI

Harga Karet Global Berfluktuasi di Tengah Profit Taking dan Lonjakan Harga Minyak

Harga Karet Global Berfluktuasi di Tengah Profit Taking dan Lonjakan Harga Minyak

Medan, 11 Maret 2026 — Pergerakan harga karet alam di pasar global pada awal Maret menunjukkan tren fluktuatif. Setelah sempat melemah akibat aksi ambil untung oleh investor, harga kembali memperoleh dukungan dari kenaikan harga minyak dunia serta kondisi pasokan yang relatif ketat.

Laporan Japan Exchange Group (JPX) menyebutkan bahwa kontrak berjangka karet alam di berbagai bursa utama dunia sempat turun pada pekan pertama Maret. Penurunan tersebut dipicu aksi long liquidation dan profit-taking oleh dana komoditas setelah harga sebelumnya berada pada kondisi teknikal yang dinilai overbought.

Selama pekan yang berakhir 6 Maret, volume perdagangan di berbagai bursa meningkat, namun open interest justru menurun, yang mengindikasikan banyak pelaku pasar menutup posisi beli mereka.

Di Jepang, kontrak karet di Osaka Exchange (OSE) untuk pengiriman Agustus turun sekitar 1,1% secara mingguan. Penurunan lebih dalam terjadi di China, dengan kontrak karet di Shanghai Futures Exchange (SHFE) melemah 2,5%, sementara kontrak di International Energy Exchange (INE) turun 3,1%.

Di Singapura, kontrak karet SICOM untuk pengiriman Juni juga tercatat turun sekitar 2,5% dibandingkan pekan sebelumnya.

Namun pada awal pekan ini, harga kembali mendapatkan sentimen positif seiring lonjakan harga minyak dunia yang dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Gangguan jalur pelayaran akibat konflik yang melibatkan Iran dilaporkan mendorong kenaikan harga minyak serta biaya pengiriman global.

Kenaikan harga minyak umumnya turut menopang harga karet alam karena karet sintetis diproduksi dari bahan baku minyak. Dengan meningkatnya harga karet sintetis, sebagian industri berpotensi meningkatkan penggunaan karet alam.

Di sisi fundamental, pasar juga mendapat dukungan dari kondisi pasokan yang memasuki periode seasonal low, di mana produksi karet dari negara produsen utama cenderung menurun.

Sementara itu, pemantauan harga TSR20 di bursa SGX-SICOM pada Rabu pagi pada 7.35 WIB menunjukkan kontrak April berada di 198 sen AS per kg, turun 1,2 poin, sedangkan kontrak Mei tercatat 197,7 sen AS per kg, turun 0,4 poin.

Secara umum, pelaku pasar menilai fundamental karet masih relatif kuat. Namun meningkatnya ketidakpastian geopolitik serta kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global membuat harga karet diperkirakan akan bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI