|  
EUDR kembali ditunda untuk kedua kalinya sehingga akan berlaku mulai 30 Desember 2026 untuk perusahaan besar (selaku operator) dan 30 Juni 2027 untuk usaha kecil (selaku UKM).
News Icon

BERITA TERKINI

Pasar Karet Global Bergerak Variatif, Sentimen Minyak dan Pasokan Musiman Pengaruhi Harga

Pasar Karet Global Bergerak Variatif, Sentimen Minyak dan Pasokan Musiman Pengaruhi Harga

Medan, 17 Maret 2026 – Pergerakan harga karet alam global pada awal pekan ini menunjukkan pola yang beragam di sejumlah bursa utama. Pasar masih dipengaruhi oleh faktor pasokan musiman di negara produsen, kenaikan harga minyak dunia, serta dinamika geopolitik yang meningkatkan volatilitas komoditas.

Di bursa Singapore Exchange (SGX), harga karet jenis SICOM-TSR20 untuk kontrak April terpantau berada di level 195,5 sen AS per kilogram, turun 0,3 sen, pada pukul 08.50 WIB. Pergerakan ini menunjukkan pasar masih berhati-hati di tengah kondisi persediaan yang relatif meningkat di beberapa pusat konsumsi utama.

Sementara itu, di pasar China, harga karet di Shanghai Futures Exchange (SHFE) menunjukkan penguatan. Kontrak RSS3 (RU) untuk bulan kontrak teraktif Mei tercatat di level 16.895 yuan per ton, naik 60 yuan, pada waktu pemantauan yang sama. Penguatan ini mencerminkan dukungan dari faktor pasokan yang terbatas serta sentimen komoditas energi.

Dari sisi harga fisik regional, karet acuan Thailand juga menunjukkan kecenderungan menguat. Harga karet lembaran asap RSS3 dilaporkan berada di sekitar 82,02 baht per kilogram, sedangkan harga karet blok berada di kisaran 70,39 baht per kilogram.

Pasokan global saat ini relatif terbatas karena sebagian besar wilayah produksi utama di Asia sedang memasuki periode wintering atau gugur daun yang menyebabkan produksi lateks menurun. Di China, wilayah produksi di Yunnan masih berada dalam kondisi berhenti sadap, sementara daerah produksi utama di Hainan juga mengalami penghentian produksi secara musiman.

Data perdagangan juga menunjukkan dinamika ekspor yang menarik. Statistik Malaysia mencatat ekspor karet alam pada Januari 2026 mencapai 41.983 ton, turun 5,3 persen secara tahunan, namun meningkat 30,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. China tetap menjadi tujuan utama dengan pangsa sekitar 40,3 persen, diikuti Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, dan Brasil.

Meski pasokan global relatif ketat, tekanan dari sisi persediaan masih terlihat di pasar. Di China, total stok karet alam tercatat sekitar 1,28 juta ton, meningkat sekitar 0,7 persen secara mingguan. Kondisi ini menunjukkan pasar masih berada pada fase penyerapan persediaan.

Dari sisi permintaan, tingkat utilisasi industri ban di China menunjukkan pemulihan bertahap. Utilisasi pabrik ban radial semi-baja berada di kisaran 72 persen, sementara ban radial baja penuh sekitar 60,4 persen.

Faktor eksternal lain yang turut mempengaruhi sentimen pasar adalah kenaikan harga minyak dunia di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kenaikan harga minyak meningkatkan biaya produksi karet sintetis berbasis petrokimia, sehingga secara relatif dapat meningkatkan daya saing karet alam.

Dengan berbagai faktor tersebut, analis menilai harga karet dalam jangka pendek cenderung bergerak fluktuatif, dengan perhatian utama pasar tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah, pergerakan harga minyak, serta pemulihan permintaan dari sektor otomotif global.

◆ ◆ ◆

SEKRETARIAT PUSAT

Jl. Cideng Barat No. 62-A, Jakarta 10150
☎️ (62-21) 3501510, 3501511, 2846813
📠 (62-21) 3846811, 3500368
🌐 http://www.gapkindo.org
📧 karetind@indosat.net.id

GAPKINDO SUMUT

Kompleks Taman Tomang Elok
Blok I No. 41/156
Jl. Jend. Gatot Subroto – Sei Sikambing
Medan 20122 - ☎️ (62-61) 8468819
📧 gapkindosu.office@gmail.com

PETA LOKASI